Berikut Ini Cara Kerja Dari Mesin Fotocopy

Posted on

Berikut Ini Cara Kerja Dari Mesin Fotocopy

Sewa Mesin Fotocopy Jakarta – Sekarang ini beredar cukup banyak printer multifungsional namun ada banyak orang yang lebih memilih untuk menggunakan tempat fotocopy untuk menggandakan berkasnya karena dinilai jauh lebih murah daripada memakai printer yang tidak hanya membutuhkan mesin printer namun juga membutuhkan banyak kertas.

Tidak banyak yang tahu siapa itu penemu mesin fotocopy. Penemu mesin fotocopy lahir di Seattle, Washingtan pada 8 Februaru 1906 yang kemudian dikenal sebagai Chester Flood. Cara kerja dari mesin fotocopy dari masa ke masa telah mengalami perubahan sebagai berikut ini.

  • Pencahayaan, cahaya yang terlalu terang yang diciptakan dari lampu expose yang akan menyinari dokumen yang telah ditempatkan di atas kaca yang kemudian posisinya dibuat terbalik ke bagian bawah di kaca, gambar di dokumen lalu akan dipantulkan dari lensa lantas lesan akan mengarahkan gambar pada tabung drum. Yang dimaksud dengan tabung drum merupakan silinder yang terbuat dari material alumunium yang telah dilapisi dengan selenium yang sensifit sekali dengan cahaya.
  • Gambar yang jauh lebih terang di permukaan drum akan membuat electron bermunculan dan menetralkan ion positif yang telah dihasilkan oleh corona wire di sebelah atas drum sehingga pada permukaan terang tidak terdapat electron yang memiliki muatan sedangkan pada cahaya yang jauh lebih gelap tidak akan menghasilkan perubahan muatan dan tetap akan bermuatan positif.
  • Serbuk biasanya berwana hitam dan bermuatan negative yang terletak persis di developer dan akan tertarik dengan baik oleh ion positif di permukaan
  • Tegangan tinggi DC diberikan di corona wire dan akan membuat drum menjadi bermutan positif, corona wire terdapat 2 buah, salah satunya ada di bagian atas drum dan satu laginya ada di bawah drum
  • Satu lembar kertas yang melalui bagian bawah drum saat drum berputar sebelum lembaran kertas tersebut mencapai drum lebi dahulu maka kertas akan bermuatan positif oleh kawat di bagian bawah drum jadi toner akan menempel di kertas dan nantinya akan tertarik dengan intens sekali pada ke kertas karena ada gaya tarik muatan yang positif di drum di tambah lagi ada gaya gravitasi.
  • Kertas akan ditempatkan dari 2 rol panas bertekanan, pans dari kedua roll akan membuat toner meleleh lalu akan menempel dengan baik pada kertas, kondisi ini akan menghasilkan salinan gambar yang sama dengan aslinya
  • Setelah toner turun pada kertas drum secara otomatis akan terus berputar hingga melalui blade lalu melalui kawat di bagian atas drum sehingga drum akan kembali bermuatan positif dan selalu siap kembali untuk disinari secara berulang kali