Cara Membuat KPI

Posted on

Bagaimana cara membuat KPI?

Kata “key” atau utama (dalam bhs Indonesia) wajib menunjukan hal yang terjalin bersama dengan hasil yang dikehendaki oleh perusahaan. Ikuti beberapa langkah berikut untuk menentukan KPI:

• Hasil apa yang ingin Anda dapatkan?
• Mengapa hasil ini penting?
• Bagaimana Anda dapat mengukur pertumbuhan?
• Bagaimana Anda memengaruhi hasil?
• Siapa yang dapat bertanggung jawab atas hasilnya?
• Bagaimana Anda dapat mengukur keberhasilan?
• Bagaimana Anda dapat lakukan ulasan atas hasilnya?

Contoh KPI:

Tujuan Anda adalah meningkatkan penghasilan penjualan th. ini. Anda dapat menyebut KPI ini Sales Growth KPI. Berikut adalah cara membatasi KPI ini:
• Untuk meningkatkan penghasilan penjualan sebesar 20% th. ini.
• Jika hasil ini tercapai maka laba bisnis perusahaan dapat meningkat.
• Pertumbuhan dapat diukur dari kenaikan penghasilan dibandingkan bersama dengan pengeluaran.
• Dengan cara meningkatkan staff penjualan, meningkatkan promosi terhadap customer yang telah ada untuk membeli product baru.
• Chief Sales Officer adalah pihak yang bertanggung jawab atas hasilnya.
• Pendapatan dapat meningkat sebesar 20%.
• KPI dapat dibahas tiap-tiap sebulan sekali.

Dengan demikian, seperti inilah misal KPI untuk peningkatan penjualan
Key Indicator/Indikator Utama:
• Peningkatan penjualan selama periode selagi tertentu
• Penurunan penjualan selama periode selagi tertentu

Komponen utama:
• Penjualan selagi ini
• Penjualan terhadap periode sebelumnya
Setiap jabatan didalam departemen perihal sebaiknya punyai key indicator yang berbeda, sehingga tiap-tiap pihak mengerti bagaimana mengukur kinerjanya. Dengan mengacu terhadap key indicator, Anda sanggup menciptakan key indicator yang cocok untuk tiap-tiap jabatan didalam tim Anda.

Contoh :
Chief Sales Officer: Peningkatan/Penurunan Penjualan terhadap periode selagi tertentu
Director: Penjualan di tiap-tiap wilayah
Manager: Pendapatan per jam, kehilangan kesempatan penjualan, durasi siklus penjualan
Staff: Perbandingan janji dan penawaran, pencapaian kuota sales
KPI sanggup digunakan untuk semua departmen didalam perusahaan. Jika Anda ingin gunakan KPI untuk mengukur kinerja sumber kekuatan manusia, silakan membaca artikel dari KaryaONE yang lain tentang metode penilaian kinerja.